About Me

Saya adalah seorang certified counselor dalam bidang kesehatan mental, rumah tangga dan parenting. Lulusan master di bidang Pendidikan Agama Islam dan Konseling dari salah satu Universitas swasta denganĀ  akreditasi unggul/terbaik di Indonesia. Dalam perjalanan karir saya selama lebih dari 10 tahun di bidang ini, saya kemudian memahami bahwa akar masalah dalam sebuah rumah tangga ada pada dua hal saja. Yaitu masalah mental dan finansial.

Dalam rangka membantu dan berkontribusi secara lebih serius dan mendalam lagi, saya mengambil beberapa sertifikasi/kursus secara khusus dalam bidang kesehatan mental, hypnotherapy, tasawwuf psikoterapi, ilmu jiwa dan atau lebih umum dikenal dengan psikologi Islam. Saya juga mengambil kursus khusus tentang financial planning dalam rumah tangga. Saya belajar dari guru yang insya Allah pakar di bidangnya. Diantara mereka adalah guru besar, akademisi, praktisi, konsultan, penulis buku best seller, pembicara internasional, dll. Dan sampai hari ini saya masih rutin belajar kepada beliau-beliau untuk terus menjaga dan memperdalam keilmuan serta hikmah dalam bidang kesehatan mental dan finansial.

Saya juga seorang suami dan ayah dari 3 orang anak lelaki. Saya banyak belajar secara langsung dari perjalanan/pengalaman hidup pribadi tentang bagaimana membangun keluarga, karir, bersosial serta berkontribusi dalam masyarakat. Di titik ini saya kemudian menemukan makna terdalam bahwa:

Warisan kita yang paling berharga untuk membina peradaban sejak dimulai dari keluarga adalah kesehatan mental (kesucian jiwa). Mari memperjuangkan dengan cara yang paling baik, indah dan pantang menyerah! Sebab pekerjaan ini (kesucian jiwa/kesehatan mental) adalah pekerjaan seumur hidup dan tanggung jawab yang tidak bisa diwakilkan.

Dan kemudian, dari perspektif lain saya merangkai makna bahwa :

Hidup adalah tentang seni untuk mencintai dan memaafkan tanpa henti, tanpa tapi. Seni untuk bersabar dan bersyukur tanpa syarat atas apa yang Allah tetapkan.

Semoga blog ini bermanfaat dan bisa menemani sahabat dalam perjalanan memberdayakan diri/keluarga, mewujudkan pribadi yang mulia dengan ilmu (sehat mentalnya), dan mandiri dengan sehat finansialnya.

Salam hormat,
Agastya Harjunadhi